Kamis, 30 Desember 2010

Kongres GP Ansor Molor Lagi

Kongres GP Ansor Molor Lagi


Pelaksanaan Kongres ke-XIV Gerakan Pemuda (GP) Ansor akhir Desember 2010 ini dipastikan ditunda lagi. Penundaan dilakukan hingga dua minggu dari 23-24 Desember 2010 menjadi 8-11 Januari 2011 mendatang. Sebelumnya, panitia menjawalkan kongres digelar 2-6 Oktober 2010, sebelum akhirnya diundur lagi menjadi 23-28 Desember.

Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan, diundurnya waktu pelaksanaan Kongres untuk menyesuaikan jadwal Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang akan membuka acara tersebut. “Rencana sebelumnya memang digelar 23-24 Desember. Tapi setelah saya bertemu Presiden sewaktu di Grahadi, beliau menjadwalkan membuka acara Kongres pada 8-11 Januari 2011. Dan ini dipastikan sudah oke dan tak mundur lagi,” ujarnya, Kamis (16/12/2010).

Gus Ipul menemui Presiden SBY ketika orang nomor satu di Indonesia tersebut melakukan kunjungan kerja selama tiga hari 13-15 Desember di Surabaya. Saat bertemu SBY, dia didampingi Gubernur Jatim Soekarwo. Perubahan jadwal tersebut berimbas pada tempat gelaran pembukaan. Jika sebelumnya, mulai acara pembukaan hingga penutupan semuanya akan dilaksanakan di Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Jadwal terbaru, pembukaan akan dilangsungkan di Lapangan Kodam V/Brawijaya dan diikuti 5.000 orang. “Setelah pembukaan, baru ke Asrama Haji Sukolilo,” jelas Gus Ipul, yang juga Wakil Gubernur Jatim ini.

Mengenai makin banyaknya figur dan kandidat yang akan bertarung memperebutkan kursi yang dia tinggalkan, Gus Ipul memastikan akan bersikap netral dalam proses pemilihan ketua umum. “Calon-calon yang muncul, semuanya layak untuk memimpin Ansor,” tegas salah satu Ketua PBNU ini.

Hingga saat ini, nama-nama yang memastikan akan meramaikan perebutan Ketua Umum GP Ansor dalam Kongres XIV antara lain, Chatibul Umam Wiranu (anggota FPD DPR RI yang juga Ketua GP Ansor), Malik Haramain (anggota FPKB DPR RI dan sekjen GP Ansor), Nusron Wahid (anggota FPG DPR RI dan mantan Ketua Umum PB PMII), Munawar Fuad (Vice President Pemuda se-Asia dan mantan Sekjen PP GP Ansor), Syaifulllah Tamliha (anggota F-PPP DPR RI), Yoyo Arifardhani (Anggota Komisi Pengawas Persaingan Usaha, Ketua PW GP Ansor Kalsel) dan Marwan Ja’far (Ketua FPKB DPR RI).

Sabtu, 27 November 2010

Pelantikan PAC GP Ansor NU Kalitengah


Alhamdulillah, pada tanggal 25  Nopember 2010 hari Kamis kemarin, telah dilaksanakan Pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor NU Kalitengah  di Kantor MWC NU Kalitengah
Pelantikan PAC ini merupakan pelantikan ketujuh yang bersamaan dengan pelantikan Banum – Banum NU yaitu PAC Muslimat NU, PAC GP Ansor NU dan  PAC Fatayat NU yang dihadiri oleh Semua Banum NU  kecamatan yang ada di Kecamatan Kalitengah
tamu undangan dari  pemerintah kecamatan Kalitengah yang hadir antara lain Camat,Kapolsek dan Danramil, Acra Pelantikan PAC GP Ansor NU Kalitengah Sendiri di lakukan Oleh Ketua Cabang GP Ansor NU Lamongan
Ketua PAC GP Ansor NU Kalitengan Ahmad Zainuri  berkomentar Kami dan para Pengurus Anak Cabang GP Ansor dari kecamatan Kalitengah  merasa bersyukur karena bisa diberi kepercayaan untuk ikut serta dalam organisasi islam kepemudaan.
GP ANSOR sendiri merupakan suatu Gerakan Pemuda di bawah naungan Ormas terbesar di Indonesia yaitu Nahdlotul ‘Ulama (NU). Dengan kata lain, GP Ansor merupakan anak dari NU.
Dalam sambutan ketua PC GP Ansor NU Lamongan berpesan GP Ansor ini dibentuk dengan tujuan utama yaitu
  1. membina kader-kader muda yang beriman dan bertaqwa kepada ALLAH SWT, patriot, berakhlak mulia, shaleh.
  2. menegakkan ajaran Islam Ahl-Sunnah Wal Jama’ah dengan menempuh manhaj salah satu madzhab epat di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia
  3. sebagai pemuda penerus bangsa yang aktif, kritis dalam pembangunan nasional demi terwujudnya cita-cita bangsa yang di ridhoi ALLAH SWT.
Acara tersebut di meriahkan oleh Qosidah  yang berada di kecamatan Kalitengah

PELANTIKAN PCNU LAMONGAN

Kang Said: Umat Islam Harus Berkarya
Jumat, 26 November 2010 23:43
Lamongan,
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj mengemukakan, Islam bukan hanya doktrin yang datang dari Allah SWT, tetapi Islam juga menuntut umatnya untuk melakukan kreasi.

"Allah telah memberi kepercayaan kepada manusia untuk mengelola dan menggali potensi alam semesta. Jangan berhenti pada apa yang sudah ada, teruslah lakukan upaya uji coba dan kreasi sesuai dengan kemampuan dan proporsi masing-masing," katanya saat melantik PCNU Lamongan di Gedung Bhineka Karya, Kamis (25/11).

Ia menegaskan, ada banyak permasalahan yang kontekstual di zaman sekarang yang harus mendapat perhatian dan solusi dari ulama Islam, karena Islam adalah agama yang tidak hanya menata kehidupan akhirat.

"Kehidupan dunia ini pula yang akan mengantarkan kesuksesan kita ke alam akhirat. Kalau ini tidak dilakukan, kita hanya akan jadi penonton dan bakal tertinggal oleh peradaban kemajuan dunia. Hanya jadi orang-orang di pinggiran," tandasnya.

Ia mencontohkan, dulu dengan kitab kuning sudah cukup untuk memberikan pengetahuan pada murid, namun sekarang kitab kuning saja tidak cukup, karena ada begitu banyak media yang telah muncul dan berkembang.

"Jadi, anak zaman sekarang tentunya menghadapi permasalahan yang tidak sama dengan yang dihadapi pendahulunya, karena itu kreatifitas harus terus dikembangkan jika Islam tidak ingin semakin ketinggalan. Namun kreatifitas yang dilakukan tentunya haruslah yang bertanggung jawab dan memakai dasar serta sistem yang benar dalam Islam," katanya.

Sementara itu, Pengurus Cabang NU Lamongan masa khidmat 2010-2015 yang dilantik Ketua PWNU Jatim KHM Hasan Mutawakkil Alallah adalah KH Ali Imron Muhammad sebagai Rais Syuriah dan Habib Husein AL Hadad sebagai Ketua Tanfiziah PCNU Lamongan. Hadir dalam pelantikan itu, Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf yang juga salah seorang Ketua PBNU, Bupati Lamongan Fadeli dan Wabup Amar Saifudin serta sejumlah

Rabu, 24 November 2010

GP Ansor Lamongan Tanding Futsal OKP

Lamongan (GP Ansor Online): Sebanyak 16 tim futs ala organisasi kepemudaan (OKP) di Lamongan Kamis (21/10) berlaga dalam Turnamen Futsal antar OKP yang dilaksanakan DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Lamongan. Turnamen tersebut diselenggarakan dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda serta menyambut Musyawarah Daerah DPD KNPI pada 30 Oktober mendatang. Diantara tim fitsal OKP yang berlaga tersebut adalah PC GP Ansor, Laskar Muda DPD KNPI, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, PC Ibnu, PC PMII dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah. Turnamen yang dibuka Wakil Bupati Amar Saifudin itu juga diikuti tim dari PC GMNI, wartawan Lamongan, PD Muhammadiyah serta Pemuda Kiara.
Dalam pertandingan hari pertama itu dilangsungkan tiga partai pertandingan. Di Grup A, PC GP Ansor mengalahkan Laskar Muda DPD KNPI dengan skor 7-2. Sementara di PC PMII dikalahkan Ikatan Pelajar Muhammadiyah dengan skor 4-5. Selanjutnya di Grup B yang mempertemukan tim Ikatan Pelajar Muhammadiyah B dengan PC IPNU B, berakhir dengan skor 7-2 untuk kemenangan tim Ikatan Pelajar Muhammadiyah. Babak final selanjutnya akan dilangsungkan pada 24 Oktober mendatang dengan mempertemukan juara masing-masing grup.
Sebelumnya, Amar Saifudin dalam sambutannya mengatakan kegiatan turnamen futsal itersebut tidak semata-mata untuk mengejar hadiah tapi juga untuk menjaga hubungan silahturohmi antar OKP. “Pemerintah Daerah menyambut baik kegiatan ini untuk memberikan peran pemuda dalam membangun dan menguatkan peran aktif masyarakat, khususnya pemuda, dalam pembangunan yang ada di Lamongan. Kegiatan ini akan di laksanakan setiap tahun, “ ujarnya.

Selasa, 12 Oktober 2010

Ketua PC.GP. Ansor Dampingi Gus Ipul Sambangi Ponpes Nurul Anwar

Ketua PC.GP. Ansor  Dampingi Gus Ipul Sambangi Ponpes Nurul Anwar

Jum"at, 8 October 2010


Wakil Gunernur Jatim Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul, kemarin melakukan kunjungan silaturrahim ke pondok pesantren (ponpes) Nurul Anwar Desa Parengan/Maduran. Dalam kunjugannya di ponpes asuhan KH Ali Imron Muhammad tersebut, dia ditemani Bupati Lamongan Fadeli dan Plt Sekkab Nurroso.
            Terlihat juga menyambut kedatangan Gus Ipul sejumlah pengurus PCNU dan PC.GP Ansor Lamongan. Diantaranya Ketua Tanfidz terpilih Habib Husein Al Hadad. dan Ketua PC.GP Ansor Khoirul Huda S.Ag,Gus Ipul sendiri saat di Parengan sempat mengikuti Sholat Jum’at berjama’ah di Masjid Jami’ Parengan.
            Seusai Sholat Jum’at berjama’ah, Gus Ipul menyebut ponpes memiliki peran penting dan strategis di tengah-tengah umat. Menurut dia, jika ponpes bisa maju dan berkembang, yang diuntungkan adalah masyarakat luas.
            “Pemerintah tugasnya akan sangat terbantu ketika banyak ulama yang mendirikan lembaga pendidikan seperti di Parengan ini. Karena kalau hanya mengandalkan pemerintah saja, ada keterbatasan tangan yang tidak mungkin bisa menjangkau semua, “ ujar diua. Gus Ipul kemudian menyebutkan di Jatim ada 128 madrasah tsanawiyah negeri dan 6.500 lainnya lembaga swasta. “Yang ribuan ini sebagian besar berada di lingkungan ponpes, “ katanya menambahkan.
            Dia juga menyebut peran besar madrasah diniyah. Banyak ulama besar, kata dia, sebelumnya juga bersekolah dengan memakai sarung di madrasah diniyah. “KH Abdurrahman Wahid sebelum bisa bersekolah di Iraq dan Jerman serta menjadi ulama besar, sebelumnya juga bersekolah di diniyah. Demikian pula konsep sekolah modern seperti full day school atau bording school juga sama dengan madrasah diniyah di ponpes. “ kata dia saat di Masjid Jami’ Parengan.
            “Bapak Gubernur sendiri menyebut madrasah diniyah menghasilkan lulusan, yang jika diumpamakan hasil produksi, menghasilkan produk bahan baku yang bagus. Karena itulah kebijakan Pemprov Jatim mulai tahun ini meluncurkan kebijakan bantuan operasional siswa untuk sekolah diniyah, “ pungkasnya.

Jumat, 24 September 2010

Kongres GP Ansor Diundur

Kongres GP Ansor Diundur
Gerakan Pemuda (GP) Ansor akan menggelar kongres yang ke-14 di Surabaya. Sekjen Pimpinan Pusat GP Ansor, Abdul Malik Haramain, mengatakan, semula kongres dijadwalkan pada 2-6 Oktober 2010, tetapi kemudian diundur pelaksanaannya menjadi akhir Desember 2010.
Ada sejumlah pertimbangan mengapa pelaksanaan kongres ini diundur. Malik mengatakan, ini terkait dengan jadwal dan permintaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang direncanakan membuka kongres. Berdasarkan jadwal yang ada, akhir Desember memungkinkan Presiden hadir di arena kongres.
Selain soal jadwal, Malik menyatakan, pemberangkatan haji yang berlangsung pada Oktober juga menjadi faktor pengunduran jadwal kongres. "Pelaksanaan kongres berlangsung di Asrama Haji Sukolilo," kata Malik di Jakarta, Senin (20/9). Ia berharap, kelak kongres yang dijadwal ulang itu berjalan dengan baik.
Selain Presiden yang nanti membuka kongres, sejumlah menteri kemungkinan akan ikut hadir, di antaranya menteri pendidikan nasional dan menteri tenaga kerja. Malik juga mengatakan, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siradj, akan datang untuk memberikan tausiyah kepada peserta kongres.
Dalam kesempatan itu, sebanyak 4 ribu hingga 5 ribu anggota Banser melakukan apel siaga. Malik mengatakan, terdapat sejumlah agenda kongres. Salah satunya adalah pemilihan ketua umum baru GP Ansor. Sejumlah nama telah muncul dalam bursa kandidat ketua umum, tetapi nanti peserta kongres yang menentukan siapa yang pantas memimpin.
Paling tidak, ada 519 cabang GP Ansor dan 33 pengurus wilayah di seluruh Indonesia yang bakal menentukan. Menurut dia, agenda lainnya adalah pembahasan AD/ART organsiasi dan penguatan organisasi, termasuk pembahasan program GP Ansor lima tahun mendatang.
Diharapkan, program yang dirumuskan di arena kongres akan mengantarkan GP Ansor agar mampu berbuat lebih banyak bagi masyarakat. Malik menuturkan, isu-isu aktual di dalam masyarakat akan dibawa pula sebagai bahan bahasan di kongres, seperti soal pluralisme dan kerukunan antarumat beragama.
Kongres ini menjadi kesempatan pula bagi GP Ansor untuk menegaskan kembali sebagai organisasi Islam yang sangat memberi perhatian terhadap masalah pluralisme. "Bagi kami, pembahasan tentang hal ini penting jika melihat akhir-akhir ini kerukunan antarumat beragama agak terganggu," katanya.

Kongres Gerakan Pemuda (GP) Ansor


          Kongres Gerakan Pemuda (GP) Ansor,yang sebelumnya akan diselenggarakan di Asrama
Haji Sukolilo Surabaya 2-6 Oktober 2010, ternyata diundur sekitar 2,5 bulan menjadi 23-28 Desember mendatang. Ini terjadi karena panitia kongres menyesuaikan dengan jadwal Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang akan membuka acara kongres.

“Jadi kongres mundur bukan karena panitianya yang tidak siap, tapi lebih karena menunggu kesiapan Presiden,” ujar Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, Saifullah Yusuf alias Gus Ipul, Rabu (22/9), di Surabaya.

Selain itu, dengan tetap menjadikan Asrama Haji Sukolilo Surabaya sebagai lokasi kongres, pelaksanaan kongres juga menunggu hingga selesainya musim haji 2010. “Kalau mengganggu kegiatan haji kan tidak enak,” jelas Gus Ipul, yang juga wakil gubernur Jatim.

Mengenai calon penggantinya, menurut Ipul saat ini ada empat orang yang meramaikan bursa calon ketua umum. Mereka, Chatibul Umam Wiranu (anggota F-PD DPR RI dan ketua PP GP Ansor), Malik Haramain (anggota F-PKB DPR RI dan sekjen PP GP Ansor), Nusron Wahid (anggota F-Partai Golkar DPR RI), dan Saiful Tamlika (anggota F-PPP DPR RI).

Menurut Gus Ipul, peluang semua bakal calon itu sama kuat. “Mereka semua hebat dan layak. Makanya persaingannya nanti pasti akan seru,” tegasnya.

Meski demikian, siapapun yang nantinya terpilih harus mengubah peran Ansor dari sifat elitis ke kerakyatan seperti saat awal berdiri. Selain itu, Ansor, kata Gus Ipul, juga harus ikut peran serta menuntaskan persoalan keumatan yang ada di masyarakat.

Kamis, 30 Desember 2010

Kongres GP Ansor Molor Lagi

Kongres GP Ansor Molor Lagi


Pelaksanaan Kongres ke-XIV Gerakan Pemuda (GP) Ansor akhir Desember 2010 ini dipastikan ditunda lagi. Penundaan dilakukan hingga dua minggu dari 23-24 Desember 2010 menjadi 8-11 Januari 2011 mendatang. Sebelumnya, panitia menjawalkan kongres digelar 2-6 Oktober 2010, sebelum akhirnya diundur lagi menjadi 23-28 Desember.

Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan, diundurnya waktu pelaksanaan Kongres untuk menyesuaikan jadwal Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang akan membuka acara tersebut. “Rencana sebelumnya memang digelar 23-24 Desember. Tapi setelah saya bertemu Presiden sewaktu di Grahadi, beliau menjadwalkan membuka acara Kongres pada 8-11 Januari 2011. Dan ini dipastikan sudah oke dan tak mundur lagi,” ujarnya, Kamis (16/12/2010).

Gus Ipul menemui Presiden SBY ketika orang nomor satu di Indonesia tersebut melakukan kunjungan kerja selama tiga hari 13-15 Desember di Surabaya. Saat bertemu SBY, dia didampingi Gubernur Jatim Soekarwo. Perubahan jadwal tersebut berimbas pada tempat gelaran pembukaan. Jika sebelumnya, mulai acara pembukaan hingga penutupan semuanya akan dilaksanakan di Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Jadwal terbaru, pembukaan akan dilangsungkan di Lapangan Kodam V/Brawijaya dan diikuti 5.000 orang. “Setelah pembukaan, baru ke Asrama Haji Sukolilo,” jelas Gus Ipul, yang juga Wakil Gubernur Jatim ini.

Mengenai makin banyaknya figur dan kandidat yang akan bertarung memperebutkan kursi yang dia tinggalkan, Gus Ipul memastikan akan bersikap netral dalam proses pemilihan ketua umum. “Calon-calon yang muncul, semuanya layak untuk memimpin Ansor,” tegas salah satu Ketua PBNU ini.

Hingga saat ini, nama-nama yang memastikan akan meramaikan perebutan Ketua Umum GP Ansor dalam Kongres XIV antara lain, Chatibul Umam Wiranu (anggota FPD DPR RI yang juga Ketua GP Ansor), Malik Haramain (anggota FPKB DPR RI dan sekjen GP Ansor), Nusron Wahid (anggota FPG DPR RI dan mantan Ketua Umum PB PMII), Munawar Fuad (Vice President Pemuda se-Asia dan mantan Sekjen PP GP Ansor), Syaifulllah Tamliha (anggota F-PPP DPR RI), Yoyo Arifardhani (Anggota Komisi Pengawas Persaingan Usaha, Ketua PW GP Ansor Kalsel) dan Marwan Ja’far (Ketua FPKB DPR RI).

Sabtu, 27 November 2010

Pelantikan PAC GP Ansor NU Kalitengah


Alhamdulillah, pada tanggal 25  Nopember 2010 hari Kamis kemarin, telah dilaksanakan Pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor NU Kalitengah  di Kantor MWC NU Kalitengah
Pelantikan PAC ini merupakan pelantikan ketujuh yang bersamaan dengan pelantikan Banum – Banum NU yaitu PAC Muslimat NU, PAC GP Ansor NU dan  PAC Fatayat NU yang dihadiri oleh Semua Banum NU  kecamatan yang ada di Kecamatan Kalitengah
tamu undangan dari  pemerintah kecamatan Kalitengah yang hadir antara lain Camat,Kapolsek dan Danramil, Acra Pelantikan PAC GP Ansor NU Kalitengah Sendiri di lakukan Oleh Ketua Cabang GP Ansor NU Lamongan
Ketua PAC GP Ansor NU Kalitengan Ahmad Zainuri  berkomentar Kami dan para Pengurus Anak Cabang GP Ansor dari kecamatan Kalitengah  merasa bersyukur karena bisa diberi kepercayaan untuk ikut serta dalam organisasi islam kepemudaan.
GP ANSOR sendiri merupakan suatu Gerakan Pemuda di bawah naungan Ormas terbesar di Indonesia yaitu Nahdlotul ‘Ulama (NU). Dengan kata lain, GP Ansor merupakan anak dari NU.
Dalam sambutan ketua PC GP Ansor NU Lamongan berpesan GP Ansor ini dibentuk dengan tujuan utama yaitu
  1. membina kader-kader muda yang beriman dan bertaqwa kepada ALLAH SWT, patriot, berakhlak mulia, shaleh.
  2. menegakkan ajaran Islam Ahl-Sunnah Wal Jama’ah dengan menempuh manhaj salah satu madzhab epat di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia
  3. sebagai pemuda penerus bangsa yang aktif, kritis dalam pembangunan nasional demi terwujudnya cita-cita bangsa yang di ridhoi ALLAH SWT.
Acara tersebut di meriahkan oleh Qosidah  yang berada di kecamatan Kalitengah

PELANTIKAN PCNU LAMONGAN

Kang Said: Umat Islam Harus Berkarya
Jumat, 26 November 2010 23:43
Lamongan,
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj mengemukakan, Islam bukan hanya doktrin yang datang dari Allah SWT, tetapi Islam juga menuntut umatnya untuk melakukan kreasi.

"Allah telah memberi kepercayaan kepada manusia untuk mengelola dan menggali potensi alam semesta. Jangan berhenti pada apa yang sudah ada, teruslah lakukan upaya uji coba dan kreasi sesuai dengan kemampuan dan proporsi masing-masing," katanya saat melantik PCNU Lamongan di Gedung Bhineka Karya, Kamis (25/11).

Ia menegaskan, ada banyak permasalahan yang kontekstual di zaman sekarang yang harus mendapat perhatian dan solusi dari ulama Islam, karena Islam adalah agama yang tidak hanya menata kehidupan akhirat.

"Kehidupan dunia ini pula yang akan mengantarkan kesuksesan kita ke alam akhirat. Kalau ini tidak dilakukan, kita hanya akan jadi penonton dan bakal tertinggal oleh peradaban kemajuan dunia. Hanya jadi orang-orang di pinggiran," tandasnya.

Ia mencontohkan, dulu dengan kitab kuning sudah cukup untuk memberikan pengetahuan pada murid, namun sekarang kitab kuning saja tidak cukup, karena ada begitu banyak media yang telah muncul dan berkembang.

"Jadi, anak zaman sekarang tentunya menghadapi permasalahan yang tidak sama dengan yang dihadapi pendahulunya, karena itu kreatifitas harus terus dikembangkan jika Islam tidak ingin semakin ketinggalan. Namun kreatifitas yang dilakukan tentunya haruslah yang bertanggung jawab dan memakai dasar serta sistem yang benar dalam Islam," katanya.

Sementara itu, Pengurus Cabang NU Lamongan masa khidmat 2010-2015 yang dilantik Ketua PWNU Jatim KHM Hasan Mutawakkil Alallah adalah KH Ali Imron Muhammad sebagai Rais Syuriah dan Habib Husein AL Hadad sebagai Ketua Tanfiziah PCNU Lamongan. Hadir dalam pelantikan itu, Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf yang juga salah seorang Ketua PBNU, Bupati Lamongan Fadeli dan Wabup Amar Saifudin serta sejumlah

Rabu, 24 November 2010

GP Ansor Lamongan Tanding Futsal OKP

Lamongan (GP Ansor Online): Sebanyak 16 tim futs ala organisasi kepemudaan (OKP) di Lamongan Kamis (21/10) berlaga dalam Turnamen Futsal antar OKP yang dilaksanakan DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Lamongan. Turnamen tersebut diselenggarakan dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda serta menyambut Musyawarah Daerah DPD KNPI pada 30 Oktober mendatang. Diantara tim fitsal OKP yang berlaga tersebut adalah PC GP Ansor, Laskar Muda DPD KNPI, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, PC Ibnu, PC PMII dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah. Turnamen yang dibuka Wakil Bupati Amar Saifudin itu juga diikuti tim dari PC GMNI, wartawan Lamongan, PD Muhammadiyah serta Pemuda Kiara.
Dalam pertandingan hari pertama itu dilangsungkan tiga partai pertandingan. Di Grup A, PC GP Ansor mengalahkan Laskar Muda DPD KNPI dengan skor 7-2. Sementara di PC PMII dikalahkan Ikatan Pelajar Muhammadiyah dengan skor 4-5. Selanjutnya di Grup B yang mempertemukan tim Ikatan Pelajar Muhammadiyah B dengan PC IPNU B, berakhir dengan skor 7-2 untuk kemenangan tim Ikatan Pelajar Muhammadiyah. Babak final selanjutnya akan dilangsungkan pada 24 Oktober mendatang dengan mempertemukan juara masing-masing grup.
Sebelumnya, Amar Saifudin dalam sambutannya mengatakan kegiatan turnamen futsal itersebut tidak semata-mata untuk mengejar hadiah tapi juga untuk menjaga hubungan silahturohmi antar OKP. “Pemerintah Daerah menyambut baik kegiatan ini untuk memberikan peran pemuda dalam membangun dan menguatkan peran aktif masyarakat, khususnya pemuda, dalam pembangunan yang ada di Lamongan. Kegiatan ini akan di laksanakan setiap tahun, “ ujarnya.

Selasa, 12 Oktober 2010

Ketua PC.GP. Ansor Dampingi Gus Ipul Sambangi Ponpes Nurul Anwar

Ketua PC.GP. Ansor  Dampingi Gus Ipul Sambangi Ponpes Nurul Anwar

Jum"at, 8 October 2010


Wakil Gunernur Jatim Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul, kemarin melakukan kunjungan silaturrahim ke pondok pesantren (ponpes) Nurul Anwar Desa Parengan/Maduran. Dalam kunjugannya di ponpes asuhan KH Ali Imron Muhammad tersebut, dia ditemani Bupati Lamongan Fadeli dan Plt Sekkab Nurroso.
            Terlihat juga menyambut kedatangan Gus Ipul sejumlah pengurus PCNU dan PC.GP Ansor Lamongan. Diantaranya Ketua Tanfidz terpilih Habib Husein Al Hadad. dan Ketua PC.GP Ansor Khoirul Huda S.Ag,Gus Ipul sendiri saat di Parengan sempat mengikuti Sholat Jum’at berjama’ah di Masjid Jami’ Parengan.
            Seusai Sholat Jum’at berjama’ah, Gus Ipul menyebut ponpes memiliki peran penting dan strategis di tengah-tengah umat. Menurut dia, jika ponpes bisa maju dan berkembang, yang diuntungkan adalah masyarakat luas.
            “Pemerintah tugasnya akan sangat terbantu ketika banyak ulama yang mendirikan lembaga pendidikan seperti di Parengan ini. Karena kalau hanya mengandalkan pemerintah saja, ada keterbatasan tangan yang tidak mungkin bisa menjangkau semua, “ ujar diua. Gus Ipul kemudian menyebutkan di Jatim ada 128 madrasah tsanawiyah negeri dan 6.500 lainnya lembaga swasta. “Yang ribuan ini sebagian besar berada di lingkungan ponpes, “ katanya menambahkan.
            Dia juga menyebut peran besar madrasah diniyah. Banyak ulama besar, kata dia, sebelumnya juga bersekolah dengan memakai sarung di madrasah diniyah. “KH Abdurrahman Wahid sebelum bisa bersekolah di Iraq dan Jerman serta menjadi ulama besar, sebelumnya juga bersekolah di diniyah. Demikian pula konsep sekolah modern seperti full day school atau bording school juga sama dengan madrasah diniyah di ponpes. “ kata dia saat di Masjid Jami’ Parengan.
            “Bapak Gubernur sendiri menyebut madrasah diniyah menghasilkan lulusan, yang jika diumpamakan hasil produksi, menghasilkan produk bahan baku yang bagus. Karena itulah kebijakan Pemprov Jatim mulai tahun ini meluncurkan kebijakan bantuan operasional siswa untuk sekolah diniyah, “ pungkasnya.

Jumat, 24 September 2010

Kongres GP Ansor Diundur

Kongres GP Ansor Diundur
Gerakan Pemuda (GP) Ansor akan menggelar kongres yang ke-14 di Surabaya. Sekjen Pimpinan Pusat GP Ansor, Abdul Malik Haramain, mengatakan, semula kongres dijadwalkan pada 2-6 Oktober 2010, tetapi kemudian diundur pelaksanaannya menjadi akhir Desember 2010.
Ada sejumlah pertimbangan mengapa pelaksanaan kongres ini diundur. Malik mengatakan, ini terkait dengan jadwal dan permintaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang direncanakan membuka kongres. Berdasarkan jadwal yang ada, akhir Desember memungkinkan Presiden hadir di arena kongres.
Selain soal jadwal, Malik menyatakan, pemberangkatan haji yang berlangsung pada Oktober juga menjadi faktor pengunduran jadwal kongres. "Pelaksanaan kongres berlangsung di Asrama Haji Sukolilo," kata Malik di Jakarta, Senin (20/9). Ia berharap, kelak kongres yang dijadwal ulang itu berjalan dengan baik.
Selain Presiden yang nanti membuka kongres, sejumlah menteri kemungkinan akan ikut hadir, di antaranya menteri pendidikan nasional dan menteri tenaga kerja. Malik juga mengatakan, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siradj, akan datang untuk memberikan tausiyah kepada peserta kongres.
Dalam kesempatan itu, sebanyak 4 ribu hingga 5 ribu anggota Banser melakukan apel siaga. Malik mengatakan, terdapat sejumlah agenda kongres. Salah satunya adalah pemilihan ketua umum baru GP Ansor. Sejumlah nama telah muncul dalam bursa kandidat ketua umum, tetapi nanti peserta kongres yang menentukan siapa yang pantas memimpin.
Paling tidak, ada 519 cabang GP Ansor dan 33 pengurus wilayah di seluruh Indonesia yang bakal menentukan. Menurut dia, agenda lainnya adalah pembahasan AD/ART organsiasi dan penguatan organisasi, termasuk pembahasan program GP Ansor lima tahun mendatang.
Diharapkan, program yang dirumuskan di arena kongres akan mengantarkan GP Ansor agar mampu berbuat lebih banyak bagi masyarakat. Malik menuturkan, isu-isu aktual di dalam masyarakat akan dibawa pula sebagai bahan bahasan di kongres, seperti soal pluralisme dan kerukunan antarumat beragama.
Kongres ini menjadi kesempatan pula bagi GP Ansor untuk menegaskan kembali sebagai organisasi Islam yang sangat memberi perhatian terhadap masalah pluralisme. "Bagi kami, pembahasan tentang hal ini penting jika melihat akhir-akhir ini kerukunan antarumat beragama agak terganggu," katanya.

Kongres Gerakan Pemuda (GP) Ansor


          Kongres Gerakan Pemuda (GP) Ansor,yang sebelumnya akan diselenggarakan di Asrama
Haji Sukolilo Surabaya 2-6 Oktober 2010, ternyata diundur sekitar 2,5 bulan menjadi 23-28 Desember mendatang. Ini terjadi karena panitia kongres menyesuaikan dengan jadwal Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang akan membuka acara kongres.

“Jadi kongres mundur bukan karena panitianya yang tidak siap, tapi lebih karena menunggu kesiapan Presiden,” ujar Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, Saifullah Yusuf alias Gus Ipul, Rabu (22/9), di Surabaya.

Selain itu, dengan tetap menjadikan Asrama Haji Sukolilo Surabaya sebagai lokasi kongres, pelaksanaan kongres juga menunggu hingga selesainya musim haji 2010. “Kalau mengganggu kegiatan haji kan tidak enak,” jelas Gus Ipul, yang juga wakil gubernur Jatim.

Mengenai calon penggantinya, menurut Ipul saat ini ada empat orang yang meramaikan bursa calon ketua umum. Mereka, Chatibul Umam Wiranu (anggota F-PD DPR RI dan ketua PP GP Ansor), Malik Haramain (anggota F-PKB DPR RI dan sekjen PP GP Ansor), Nusron Wahid (anggota F-Partai Golkar DPR RI), dan Saiful Tamlika (anggota F-PPP DPR RI).

Menurut Gus Ipul, peluang semua bakal calon itu sama kuat. “Mereka semua hebat dan layak. Makanya persaingannya nanti pasti akan seru,” tegasnya.

Meski demikian, siapapun yang nantinya terpilih harus mengubah peran Ansor dari sifat elitis ke kerakyatan seperti saat awal berdiri. Selain itu, Ansor, kata Gus Ipul, juga harus ikut peran serta menuntaskan persoalan keumatan yang ada di masyarakat.
 
. © 2007 Template feito por Templates para Você